C76 Group

Clean & Health Business Centre

… COFFEE BREAK … (Selasa, 30 Maret 2010) – Cara Mengatasi Rasa GUGUP

Seringkali kita tiba-tiba merasa gugup untuk melakukan sesuatu pembicaraan di hadapan orang lain, padahal sebelumnya kita sudah cukup banyak melakukan latihan.

Tiba-tiba saja segala persiapan itu rasanya mendadak menjadi “hilang”, ditambah lagi “tatapan mata” lawan bicara kita yang bagi kita rasanya kok malahan menjadi sebuah “hukuman” dan beban ekstra yang menjadikan kita merasa jadi lebih gugup lagi.

Kalau Anda SUDAH MELAKUKAN PERSIAPAN dengan baik untuk membicarakan SEGALA SESUATU nya pada orang lain dan tiba-tiba rasa gugup itu entah dari mana datangnya menyergap diri Anda termasuk saya tentu saja, saya melakukan satu atau bahkan beberapa hal berikut ini yang dapat saja saya kombinasikan sbb :

1. Saya AKAN MENGAKUI dihadapan lawan bicara saya kalau saya SEDANG GUGUP.

Ini sangat ampuh, saya merasa jauh lebih baik setelah mengungkapkan “pengakuan sederhana” ini pada siapapun yang menjadi lawan bicara saya, dan tatapan mata lawan bicara saya mendadak bukan lagi menjadi sebuah hukuman dan beban.

Sia-sia kalau saya bersikeras “menyembunyikan” kegugupan saya, karena lawan bicara saya segera mengetahui kalau saya sedang gugup,  daripada setiap gerakan, tatapan mata dan pertanyaan dari lawan bicara saya, saya rasakan seolah-olah menjadi suatu ancaman … dan itu sangat menyiksa, lebih baik saya mengakuinya kalau saat itu saya sedang gugup.

2. Saya akan mencari KAMAR KECIL lebih dulu

Ini bukan joke, rasanya kegugupan saya “sedikit teratasi” setelah saya membuang zat-zat ampas dari dalam tubuh saya, dan saya menjadi sedikit merasa “segar” dan rilex.

Saya punya sedikit waktu untuk bercermin sambil mengamati apakah penampilan saya sudah baik, pakaian, rambut, sepatu, gigi … pokoknya semuanya.

Dan keyakinan diri saya pun perlahan-lahan mulai naik dan semakin baik saja yang saya rasakan.

3. Saya MEMASTIKAN PONSEL SAYA dalam MODE SILENT atau bahkan saya OFF kan.

Ini pun sangat ampuh, karena saya tidak mau lawan bicara saya terinterupsi dengan dering ponsel saya yang bisa meninggalkan kesan yang kurang baik / kurang enak dari pihak lawan bicara saya.

Kalau ada dering PONSEL yang terdengar, biarlah itu karena ponsel orang lain / lawan bicara saya. Dan biarlah segala interupsi itu karena lawan bicara saya yang menghendakinya.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat ….

March 30, 2010 - Posted by | Coffee Break (B.Indonesia)

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: