C76 Group

Clean & Health Business Centre

Cara Menghadapi Konsumen Yang “Terlalu Banyak Maunya” … Rabu 23 Maret 2011

Business Warriors yang perkasa …

Bagi sebagian orang yang menganut “paradigma lama” bahwa pembeli adalah Raja … maka menghadapi seorang pembeli yang “banyak maunya” sungguh tidak mudah ….(klik disini untuk paradigma baru)

Sudah diberi diskon yang bagus, eh masih minta bayar yang lama’an … Sudah dituruti bayarnya lama’an, eh masih nanyain “bonus” … sudah dikasih “bonus” eh masih “galak” dan sedikit saja kita berbuat salah langsung claim dan minta ganti rugi !!

Dan saya katakan sebagai konsekuensi dan tanggung jawab moral para penganut paradigma “pembeli itu Raja” tentunya hanya berarti satu-satunya hal … Amanat “Raja” jangan sampai diabaikan … karena bisa-bisa “sang Raja” ngambek dan “beralih ke lain hati” …

Bagaimana cara menghadapi type konsumen yang banyak maunya seperti ini ?

1. Anda harus memposisikan diri Anda sebagai MITRA yang SEJAJAR sejak TAHAPAN PERKENALAN – artinya penjual dan pembeli sama-sama punya kepentingan yang penting menurut sudut pandangnya masing-masing dan dari sudut pandang calon mitranya.

2. Anda harus memiliki sikap yang TEGAS tanpa arogansi, kalau pembeli terlalu membuat Anda kelelahan ataupun sudah Anda anggap hanya membuang waktu kerja Anda yang juga sangat berharga dengan aneka hal-hal seperti diatas, sarankan pembeli tersebut untuk mencari vendor yang lainnya saja.

3. Anda harus terbiasa “bermain” dengan data base pelanggan dalam jumlah yang besar … jadi, pilihannya banyak.

4. Anda harus memposisikan diri Anda sebagai MITRA SEJAJAR yang akan selalu MEMBAWA KEUNTUNGAN yang BANYAK bagi pelanggan Anda, seringkali pelanggan yang “sok jadi Raja” menganggap dirinya tidak membutuhkan penjual … sekali lagi paradigma ini hanya akan mempersulit posisi pelanggan itu sendiri.

5. KONSISTEN dengan apa yang Anda katakan pada pelanggan Anda … kalau Anda katakan HARGA MATI ya jangan dikasih diskon harga, Anda masih bisa menggantinya dengan hadiah atau ekstra kuantiti…

Perhatikan juga ketentuan ini untuk perusahaan besar … kalau negosiasi pada level Salesman telah diputuskan HARGA MATI, maka TIDAK BOLEH seorang pun di level atasnya coba-coba untuk menurunkan harga...wibawa perusahaan Anda sebagai penjual akan jatuh di mata pembeli.

Semoga bermanfaat – Salam Sukses Selalu

March 23, 2011 - Posted by | Salesmanship (B. Indonesia and/or English)

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: