C76 Group

Clean & Health Business Centre

Apakah Karakter dan Emosi itu Dibentuk atau Diwariskan ? … Senin 9 Mei 2011

Business Warriors Yang perkasa …

Salah satu bahan pemikiran dan pembelajaran yang selalu saja menarik perhatian bagi para ahli kejiwaan manusia adalah teka-teki mengenai karakter dan emosi manusia , diantaranya seperti ….

1. Apakah karakter dan emosi itu dibentuk ataukah diwariskan ?

2. Mengapa setiap manusia memiliki perbedaan “komposisi” karakter dan perbedaan “komposisi” emosi satu sama lain ?

3. Mana Yang “Lebih benar” … Karakter mempengaruhi prestasi ataukah prestasi mempengaruhi karakter seseorang ?

Mari kita coba untuk membahasnya satu persatu …

Untuk jawaban nomor satu adalah karakter yang ada pada diri manusia adalah dibentuk dan sama sekali bukan diwariskan dari orang tuanya …

Pembentukan karakter dan emosi dimulai sejak manusia masih berupa janin.

Kalau orangtuanya suka bertengkar, suka minum-minuman keras, perokok berat, pemurung, stress, pemarah, suka berkata kasar maka secara langsung sudah mulai mempengaruhi pembentukan karakter dan emosi sang janin yang cenderung tumbuh menjadi janin yang gelisah.

Demikian pula apabila orangtuanya harmonis, penuh cinta, penuh damai, berkata santun, penuh kasih sayang maka janin yang tumbuhpun cenderung akan menjadi janin yang tenang dalam kandungan bundanya.

Oleh karena itu, kalau Anda sedang menantikan kelahiran buah hati Anda, tambahkanlah suasana yang gembira, yang penuh cinta, yang damai dalam keluarga Anda … hindarilah hal-hal yang bisa meluapkan kemarahan, kesedihan, kekasaran, seperti pertengkaran yang tidak perlu, berita-berita dan film yang mempengaruhi emosi secara drastis seperti film ataupun tayangan yang mengandung kekejaman, berita buruk , sinetron-sinetron cengeng dll.

Dan sekali lagi tidak ada karakter dan emosi yang diwariskan dari orang tuanya – yang benar adalah orangtuanya bertanggung jawab sepenuhnya terhadap pembentukan karakter dan emosi anaknya sejak usia janin.

Dan jangan sekali-kali melimpahkan tanggung jawab ini pada sang Ibu semata – peranan Ayahpun sangat penting dalam bekerja sama dengan sang Ibu mempersiapkan segala hal yang terbaik bagi sang buah hati kelak …. setuju yaa (bersambung)

Semoga bermanfaat  – Salam Sukses Selalu

May 9, 2011 - Posted by | Human Relationship (B. Indonesia)

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: