C76 Group

Clean & Health Business Centre

I CAN Is 100 Times More Important Than IQ! , Rabu 11 April 2012

Business Warriors yang perkasa …

Saya sangat tertarik dengan sebuah tulisan dari David Vogelsang yang mengutip kembali sebuah semboyan

” I CAN is 100 times more important than IQ!” 

WOW !!

Saya sangat menikmati kutipan tersebut dan sama sekali tidak sedang berusaha untuk mengembangkan pemaknaan dari semboyan itu untuk menjadi sebuah euforia … cukup kalau saya artikan secara sederhana saja menjadi

” SANGGUP itu lebih penting dari CERDAS”.

Apa benar seperti itu pak Tan ?

Pemaknaan kebenarannya jangan diartikan secara biasa-biasa saja, tetapi harus menjadi bahan renungan yang sanggup mengusik dan menggelitik rasa “heroik namun tulus hati” dalam mengemban sebuah tanggung jawab.

Banyak sekali perusahaan pada masa ini mulai mengembangkan cara-cara perekrutan karyawan dari melalui TES IQ saja menjadi lebih luas lagi lingkupnya dengan melakukan juga tes EQ, tes SQ dan tes HRQ … mungkin dasar pemikiran terdalam dari semboyan diatas berasal dari HRQ (Human Relationship Quotient = kecerdasan untuk memahami orang lain / Skill With People)

Walaupun David Vogelsang ini berasal dari “Barat” dimana manajemen dengan kultur barat ini lebih terfokus pada prestasi dan kecakapan individu, lebih menjadikan kaum profesional di belahan dunia Barat menjadi seorang specialis yang opportunis – selalu sigap pada keahlian yang terspesialisasi pada satu bidang dan lebih tertarik pada kesempatan pengembangan karir yang lebih baik … toh tertarik juga dengan pemikiran diatas yang kalau kita gali lebih dalam maknanya sangat kental management dengan kultur ketimuran.

Dalam Management dengan kultur timur – memang benar, bahwa sebuah organisasi tidak terlalu mempertimbangkan kecakapan individu … selama orang itu bisa memainkan peranannya dengan baik dalam teamworknya di segala lini (bukan terpusat pada sebuah lini seperti yang dianut management budaya barat) – maka dari itu jangan heran kalau seorang Senior Director di perusahaan Jepang bisa tidak memerlukan sekretaris pribadi, melakukan penjualan dan kunjungan ke pelanggan sendiri, melakukan pengiriman sample produk sendiri, mengetik surat penawaran harga bahkan sesekali ikut-ikutan sibuk di bagian lini produksi dengan senang hati juga dilakukannya.

Budaya I CAN – seharusnya lebih dihargai oleh penganut manajemen timur – tetapi karena orang timur tidak terfokus pada spesialisasi, maka kalau ada seorang eksekutif mau TURBA (Turun ke Bawah) bersama dengan Salesmannya berkeliling kesana kemari atau sesekali ikut-ikutan mengemudikan “forklift” di lini produksi .. semuanya dianggap biasa saja.

Sebaliknya budaya I CAN pada saat ini sedang mendapat perhatian besar para penganut manajemen barat yang tadinya serba spesialis, mereka mulai menghargai para CEO dan level Managernya yang mau terjun langsung ke lapangan .. ini bisa Anda lihat dari gaya kepemimpinan CEO Barat yang sudah mempelajari banyak manajemen timur seperti Steve Jobs, Bill Gates atau Warren Buffet yang kemana-mana masih sering mengemudikan mobilnya sendiri tanpa sopir.

Itulah menariknya mempelajari manajemen multi kultural – memperkaya wahana kreativitas kita dalam mengembangkan diri serta membebaskan pikiran dari belenggu dikotomi barat dan timur yang rasanya jadi tampak kurang relevan lagi pada era Globalisasi ini.

Business Warriors yang perkasa …

Yes .. See that I CAN before seeing my IQ !!

Semoga bermanfaat – Salam Sukses Selalu

Mau Info INHOUSE TRAINING / SEMINAR oleh Samuel Tan ?

Ingin MELESATKAN PROFIT BISNIS hingga RIBUAN PERSEN dalam 6 (enam) Bulan ?

Advertisements

April 11, 2012 Posted by | Handling the Competitors (English), Human Relationship (B. Indonesia), Marketing, Motivasi & Business Wisdom (B. Indonesia), NLP-Neuro Linguistics Programming (B.Indonesia) | Comments Off on I CAN Is 100 Times More Important Than IQ! , Rabu 11 April 2012

Mengembangkan Kemampuan Negosiasi Bisnis, Senin 6 Februari 2012

Business Warriors Yang Perkasa …

Bagaimana caranya agar kita dapat melakukan Negosiasi Bisnis yang hampir selalu berhasil … Inilah yang selalu menjadi harapan para pebisnis dalam melakukan deal-deal negosiasi.

Ada beberapa hal penting yang harus Anda pahami dalam melakukan Negosiasi Bisnis, diantaranya :

1. Buatlah Perencanaan Negosiasi dengan Sistematis – tentukan poin-poin penting yang akan menjadi topik negosiasi, termasuk cost and benefits, point of value, business draft dll

2. Ketahuilah siapa dan atau posisi strategis yang menjadi negosiator dari pihak rekanan misalnya : Latar belakang kewarganegaraannya (Indonesia atau non Indonesia) karena sangat menentukan “cara berpikirnya” dan pola atau teknik favorit yang akan dimainkannya.

Posisi strategisnya  bisa berkaitan dengan jabatannya, usianya dan peranan pentingnya (Owner, Share Holder, Manager atau Konsultan Hukum/Konsultan Bisnis) – Ini juga akan berpengaruh pada gaya negosiasi yang akan Anda mainkan dan “kelincahan” Anda dalam melakukan manuver negosiasi.

3. Ketahui “Jumlah Personil” dari pihak rekanan bisnis yang akan melakukan negosiasi dengan Anda, apakah 1 (satu) orang ataukah 1 (satu) Decision Making Unit (DMU) yang bisa terdiri dari beberapa orang.

4. Perhatikan pilihan waktu negosiasinya – jangan memilih waktu yang kurang menguntungkan karena harus mengalami jeda seperti “waktu makan siang” dll

5. Tentukan siapa teamwork Anda, apakah Anda akan datang sendiri atau bersama rekan, seperti teknisi, direksi, dll

6. Perhatikan posisi dan urutan duduk pihak rekanan yang melakukan negosiasi dengan 1 (satu) Decision Making Unit, biasanya pengambil inisiatif terbesar memilih tempat duduk paling dekat dengan pihak Anda.

7. Apabila Anda menghadapi 1 (satu) DMU dari pihak rekanan, maka perhatikan juga pola negosiasi sampai Anda menemukan siapa Decision Play Maker yang “sesungguhnya” 

8.  Perhatikan kontak mata Anda dan pada setiap personil dari pihak rekanan, Anda akan bisa “meraba-raba” masing-masing peranan negosiator dari pihak rekanan.

Semoga bermanfaat – Salam Sukses Selalu

Mau Info INHOUSE TRAINING / SEMINAR oleh Samuel Tan ?

Ingin MELESATKAN PROFIT BISNIS hingga RIBUAN PERSEN dalam 6 (enam) Bulan ?

PELAJARI TEKNIKNYA HARI INI JUGA

February 6, 2012 Posted by | Handling the Competitors (English), Human Relationship (B. Indonesia), Marketing, NLP-Neuro Linguistics Programming (B.Indonesia), Salesmanship (B. Indonesia and/or English) | Leave a comment

Memilih Kata-Kata … Sabtu 16 April 2011

Business Warriors yang perkasa …

Dalam kegiatan belajar mengajar dengan metode Quantum Learning, tidak dikenal yang namanya kritik yang pedas, teguran yang keras apalagi caci maki/umpatan yang menghina/bertujuan menjatuhkan harga diri orang lain dan semacamnya.

Metode Quantum Learning sangat mengapresiasi perbedaan pendapat sebagai sesuatu yang bisa memperkaya wacana dan perbedaan karakter siswa sebagai sesuatu yang menarik untuk keharmonisan suasana kelas dan kegiatan belajar mengajar.

Psikologi modern dalam beberapa dekade terakhir ini membuktikan bahwa usaha untuk menjatuhkan harga diri seorang manusia dengan kata-kata yang pedas, yang keras, yang menghina/melecehkan/melukai perasaan tidak pernah akan pernah berakhir pada situasi yang menguntungkan kedua belah pihak.

Orang yang terbiasa mengeluarkan cacian/makian/umpatan dan kata-kata kotor pada lawan bicaranya dengan tujuan menunjukan siapa yang lebih berkuasa/lebih tinggi/lebih benar atau lebih tahu/lebih pintar disini – sebenarnya sedang merendahkan martabat dirinya sendiri.

Sebaliknya orang yang santun, lemah lembut dan selalu menjaga lidahnya terhadap kata-kata yang tidak berguna dan sia-sia justru menampakan kekuatan kepribadian, kesehatan jalan pikirannya serta kematangan jiwanya.

Business Warriors yang perkasa …

Pilihan kata-katamu akan selalu mencerminkan Kebesaran Jiwamu dan Kesehatan Pikiranmu pula.

Semoga bermanfaat – Salam Sukses Selalu

April 16, 2011 Posted by | Motivasi & Business Wisdom (B. Indonesia), NLP-Neuro Linguistics Programming (B.Indonesia) | Leave a comment

Positive Inside … Senin 7 Maret 2011

Sebuah fenomena yang menarik mengenai otak manusia adalah otak manusia bisa merekam sebuah kejadian dalam waktu yang sangat lama (mengingatnya di alam bawah sadar) dan para ahli meyakini bahwa perilaku/kepribadian seseorang sangat berhubungan erat dengan apa isi memori didalam otaknya.

Orang yang seringkali ditakut-takuti misalkan mengenai beraneka kisah hantu atau hal-hal yang berbau horror sejak masih kecil, akan merekam dalam otaknya  hingga dewasa kelak hal-hal yang menakutkan mengenai hantu atau hal-hal yang berbau horror tersebut …

Sebaliknya sebuah keluarga yang harmonis dari pasangan pasutri yang romantis juga akan terekam dalam otak anak-anaknya dan merekapun cenderung mendapatkan pasangan hidup yang romantis dan berhasil membangun keluarga yang harmonis pula …

Sederhananya demikian …

Kalau Anda menginginkan lebih banyak persahabatan, kesuksesan, keberanian dalam menghadapi aneka tantangan kehidupan, memenangkan lebih banyak rasa cinta dari sesama manusia … maka jangan mengisi memori Anda dengan aneka “tayangan” permusuhan/peperangan, kegagalan/frustasi. ketakutan/horror/teror, atau tontonan yang sarat pertengkaran dan aneka konflik dari keseharian Anda.

Bahkan Thomas Jefferson (mantan presiden USA) pernah memberikan kesaksian kalau dirinya melatih pikirannya dengan lebih selektif dengan cara membaca atau mengikuti berita-berita yang positif maka hidupnya pun menjadi terasa jauh lebih baik.

Semoga bermanfaat – Salam sukses selalu

March 7, 2011 Posted by | Human Relationship (B. Indonesia), NLP-Neuro Linguistics Programming (B.Indonesia) | Comments Off on Positive Inside … Senin 7 Maret 2011

1 (One) Stop Learning …. Kamis 10 Februari 2011

Business Warriors yang perkasa …

Pernahkan Anda bertanya-tanya, apakah ada satu cara pembelajaran sekaligus (1 stop learning) yang cepat, tepat, ilmiah dan teruji kebenarannya dalam melipatgandakan jumlah sahabat, melipatgandakan jumlah rasa cinta di dalam keluarga bahkan melipatgandakan kekayaan yang Anda miliki sekarang ?

Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa dokter yang paling sukses dan ramai pasiennya BELUM TENTU seorang dokter yang paling pintar atau yang gelar akademisnya paling panjang misalnya ?

Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa pasangan suami-istri yang paling saling mencinta, hidup rukun dan berbahagia hingga ajal memisahkan mereka BELUM TENTU pasangan si paling cantik-si paling tampan misalnya ?

Pernahkan Anda bertanya-tanya, mengapa teman yang paling menyenangkan BELUM TENTU merupakan teman yang paling pintar, yang paling kaya, yang paling “mempesona” fisiknya misalnya ?

Salah satu “kebutuhan hidup” manusia bukan hanya sandang pangan papan, aneka pembelajaran yang hebat, aneka nasehat yang menyentuh, aneka pesona fisik tetapi juga kebutuhan untuk didengarkan oleh orang lain ….

Apakah Anda merasa nyaman dengan dokter, pasangan hidup atau teman yang hanya mau berbicara tanpa pernah mau mendengarkan ? Tentu saja tidak bukan …

Business Warriors yang perkasa …

Tetaplah mendengarkan dan “mereka semua” akan datang berduyun-duyun kepada Anda !

Semoga bermanfaat – Salam sukses selalu

* Teriring ucapan terima kasih kepada motivator no.1 Indonesia, Bp. Andrie Wongso yang telah memuat artikel ini di situsnya www.andriewongso.com pada tanggal 1 Maret 2011

February 10, 2011 Posted by | Motivasi & Business Wisdom (B. Indonesia), NLP-Neuro Linguistics Programming (B.Indonesia), Personal (B.Indonesia and/or English) | Leave a comment

NLP-3 … PIKIRAN dan TUBUH saling berinteraksi

senja yang indah ... pic:livingoneindia

Kalau pikiran Anda sedang kalut, maka produksi asam lambung juga meningkat, tekanan darah naik, dan jantung menjadi berdebar lebih kencang atau lebih lemah …

Kalau fisik Anda sedang prima, saat melakukan lari pagi atau jalan santai menyusuri kompleks perumahan Anda, Anda merasakan pikiran Anda menjadi segar seirama dengan setiap kesegaran udara pagi yang Anda hirup ….

Jadi …

Agar tubuh Anda senantiasa sehat dan prima, berpikirlah kalau Anda dalam keadaan sehat … dan isilah selalu pikiran Anda dengan hal-hal yang akan membuat Anda tenang dan senang …

Agar pikiran Anda senantiasa sehat dan prima, berjalanlah dengan langkah mantap dan punggung yang tegap, bukalah seluruh pancaindera Anda dengan maksimal ….

(sampai jumpa minggu depan)

April 25, 2010 Posted by | NLP-Neuro Linguistics Programming (B.Indonesia) | Leave a comment

NLP – 2

Apa yang sedang Anda pikirkan sekarang ? , pic:perfeclysuccessful

Ada hal-hal yang bisa kita alami namun sulit untuk dijelaskan mengapa sesuatu kejadian bisa kita rasakan sebelum terjadi, ini bisa saja berarti kejadian yang menyenangkan ataupun kejadian yang tidak menyenangkan.

Contoh yang pernah saya alami beberapa tahun yang lalu seperti ini …

Pernah suatu pagi, ketika saya baru saja tiba di Kampus, tiba-tiba saja hidung saya mencium bau harum otak-otak ikan buatan Ibu saya, yang dibungkus kertas koran dalam box dus dan dikirim menggunakan mobil travel L-300 warna putih ke tempat kost saya.

Itu semua terlintas begitu saja di pikiran saya entah darimana datangnya sehingga membuat saya  secepatnya kembali ke kost-kost’an saya .

Saya SANGAT TERKEJUT ketika pada hari itu saya benar-benar mendapat kiriman paket dari Ibu saya … dan tebak … didalamnya ada 20 (dua puluh) otak-otak ikan yang terbungkus kertas koran dengan rapi !!

Pada saat itu saya belum mengenal NLP …

Dan NLP mengajarkan bahwa dengan mengakumulasi suatu pikiran tertentu secara terus menerus pada satu tujuan yang spesifik , Anda “menarik” pikiran tersebut menjadi sebuah kenyataan … cepat atau lambat itu akan berubah menjadi kenyataan (bersambung minggu depan)

April 11, 2010 Posted by | NLP-Neuro Linguistics Programming (B.Indonesia) | Leave a comment

NLP (Neuro Linguistics Programming)

Ada POTENSI BESAR yang MUNGKIN MASIH TESEMBUNYI SAAT INI , pic:perfeclysuccessful

Beberapa dekade terakhir ini kita sangat sering mendengar istilah NLP (Neuro Linguistics Programming) yang banyak sekali membantu kita untuk mengenal manfaat dari BERPIKIR POSITIF dan BERPIKIR BESAR.

Sebenarnya, jauh sebelum NLP ini demikian populer, manusia sudah banyak yang menyadari bahwa ada kaitan yang sangat erat antara PIKIRAN dan EMOSI dengan SELURUH ORGAN FISIK.

Contohnya :

  • Mengapa perut kita bisa tiba-tiba merasa “mulas” ketika menghadapi sebuah ujian TANPA melakukan persiapan yang cukup.
  • Mengapa kepala kita bisa tiba-tiba pusing ketika mendengar sebuah kabar buruk.
  • Mengapa tangan kita bisa bergetar hebat ketika memikirkan sesuatu yang membuat kita marah.
  • Mengapa kita bisa memiliki “perasaan tidak enak”  ataupun kebalikannya ketika berbicara dengan seseorang
  • Mengapa tulisan tangan kita bisa mengikuti perasaan hati kita, dan kelihatannya kok mengikuti “mood” kita … kalau sedang HAPPY tentu terlihat beda nya dibandingkan kalau sedang SEDIH misalnya …
  • Mengapa air mata bisa “berhamburan” keluar ketika kita sedih ataupun senang …
  • Mengapa rambut kita terlihat “kusut” ketika pikiran kita sedang “bekerja keras”
  • Mengapa wajah kita bisa terlihat “bersinar-sinar” ataupun “mendung kelabu” menyesuaikan suasana hati kita …

Naah …

Pada tahun 1970, John Grinder dan Richard Bandler mempelajari dan menyelidiki lebih jauh fenomena ini dan melakukan serangkaian penelitian pada beberapa klien.

Dan salah satu kesimpulannya yang menarik adalah ( ini saya ungkapkan dengan bahasa saya yaa )…

” Setiap orang BISA lebih optimal untuk mencapai POTENSI TERBAIK nya melalui kebiasaan-kebiasaan baik yang timbul dari pikiran positif  yang mengarahkan dirinya untuk menemukan dan mengembangkan POTENSI TERBAIK dalam dirinya tersebut baik MELALUI DIRINYA SENDIRI (cara berpikirnya) maupun MELALUI ORANG LAIN (memahami cara berpikir orang lain) “

dengan kata lain PIKIRAN mempengaruhi PERILAKU seseorang …

” PIKIRAN yang POSITIF akan mengarahkan seseorang kepada tindakan-tindakan yang POSITIF juga, dan sebaliknya … “

Semoga bermanfaat – Salam Sukses Selalu

 

March 14, 2010 Posted by | NLP-Neuro Linguistics Programming (B.Indonesia) | Leave a comment